Postingan

Pengalaman Rapid Test di RS Siaga Medika Banyumas

Gambar
Hello people! Pada kesempatan ini mau sedikit berbagi pengalaman saya ketika melakukan rapid test di RS Siaga Medika Banyumas. Rapid test ini saya lakukan pada 31 Agustus 2020, jadi mungkin saja seiring berjalannya waktu bisa ada perbedaan entah itu di biaya atau pelaksanaannya yaa. Semoga bisa bermanfaat ya buat pembaca sekalian.. Jadi dikarenakan suatu hal saya perlu kembali ke asrama di kota univ saya dan diminta untuk melakukan rapid test terlebih dahulu sebelum melakukan perjalanan. Setelah bertanya ke orang tua, saya mendapat informasi bahwa tempat terdekat untuk melakukan rapid test adalah di RSUD Banyumas dan RS Siaga Medika. Namun kata saudara yg bekerja di RSUD, untuk saat itu sedang tidak bisa dilaksanakan rapid test di RSUD karena alatnya habis. Oleh karena itu saya langsung 'mewawancarai' saudara saya yang lain yang pernah melakukan rapid test di RS Siaga Medika dan kemudian saya memutuskan untuk rapid disana saja. Untuk rapid test dilaksanakan di posko sebelah sel...

A Remider : About the dangerous one, HOAX

Persebaran hoax melalui media mengalahkan kengerian persebaran virus corona sendiri. Kita manusia-manusia yang terus menggenggam smartphone, jangan sampai kita kalah smart. Kalau ada berita baru, cek kebenarannya terlebih dahulu sebelum menyebarkannya. Berpeganganlah pada sumber-sumber yang terpercaya, jangan saking mudahnya percaya dengan screenshotan belaka tanpa bukti-bukti yang nyata dibelakangnya. Tolong.. jangan memperburuk suasana dengan ikut menyebar hoax. Meski maksud kamu baik untuk menginfokan orang lain supaya makin aware, tapi nggak gini caranya. Kalo info yang disebar rupanya hoax, ya sama aja bohong dan tidak membantu. Ingat, harus crosscheck dulu. Stay safe, guys. Jangan panik dan jangan piknik untuk sementara waktu ini. Bantu pemerintah mengendalikan situasi dengan tidak bepergian yang tidak perlu, tetep dirumah, social distancing, jangan sebar hoax! Take care <3

Midnight Thought

Lebaran, merupakan suatu momen dimana orang lazim bermaaf-maafan. Kamu bisa menjumpai ucapan maaf dimanapun, entah di lingkungan RT, rumah kerabat, bahkan di sosial media sekalipun. Namun, ada yang sempat terpikirkan di lebaran ini. Aku kadang merasa, ucapan maaf di momen lebaran itu seakan-akan hanya formalitas saja. Kadang terlintas di benakku : apa kata-kata maaf yang diucapkan ketika berjabat tangan ataupun yang dikirim melalui sosial media itu sungguh sungguh? Pikiran ini tiba-tiba jadi reminder. Aku terlalu sibuk menebak-nebak apakah orang lain ikhlas apa tidak. Padahal yang harus dipertanyakan adalah,  apa dirimu sendiri itu ikhlas dan sungguh sungguh dalam meminta maaf? Kita perlu introspeksi diri. Mana perbuatan kita yang merugikan orang lain, mana perkataan kita yang mungkin tidak pas di hati. Terkadang ketika kita bermaksud bercanda, itu dirasa tidak nyaman oleh orang lain. Terkadang kata-kata yang kita anggap sepele, rupanya bisa menyinggung atau bahkan menyak...

Membuat Surat Keterangan Kesehatan, Buta Warna, dan Bebas NAPZA di RSUD Banyumas

Gambar
Halo! Long time no see. Uh, kira kira setahun lebih rupanya. Bagaimana kabar? Di kesempatan kali ini saya hendak berbagi sedikit pengalaman saya kemarin, yaitu membuat surat keterangan kesehatan, surat keterangan tidak buta warna, dan surat keterangan bebas NAPZA di RSUD Banyumas. Saya harap tulisan ini bisa bermanfaat :) Jadi sehari setelah pengumuman hasil seleksi jalur SNMPTN (alhamdulillah saya lolos), teman saya menghubungi lewat whatsapp, bertanya kurang lebih seperti ini, "kamu mau ngurus berkas berkas buat daftar ulangnya kapan? Kalo mau ngurus bareng-bareng yaa, soalnya ribet," Saya tanya balik, memangnya apa saja yang harus diurus? Kemudian dia mengirimkan screenshot postingan ig universitas. Wah rupanya banyak juga yang mesti diurus (menurut saya waktu itu). Ada scan dan fotokopi kartu keluarga, surat keterangan penghasilan orangtua, PBB, tagihan listrik, air, telepon, dsb dsb. Termasuk juga suket kesehatan, buta warna dan bebas NAPZA yang tadi saya sebu...

Completed Books

Daftar buku-buku yang telah saya habiskan mulai dari tahun 2016, ketika saya kembali mulai mengonsumsi kembali lembaran demi lembaran kertas bertinta hitam. Kalau udah nambah lagi yang saya baca, kemungkinan postingan ini akan saya edit, hahaha. Okay here we go : -Ramadhan Undercover -Biasa Bercerita -Memoar of Jeddah -My Sister's Keeper -So B. It -Bleeding Survivor -Tiga Bianglala -Bidadari-bidadari Surga -Membina Hubungan 101 -Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah -Anakku Matahariku -One Little Thing Called Hope Dengan membuat daftar ini di buku kecil saya, saya menjadi termotivasi untuk membaca lebih banyak buku sehingga daftar ini dapat bertambah panjang, hahaha. See you :)

Coretan Hari Ini

Coretan tentang hari ini ; Rabu, 8 Maret 2017 Berbaju batik ungu dengan sepatu putih, memulai hari dengan menggoreskan ujung pulpen pada buku catatan (baca: nggarap tugas). Kita bisa menghabiskan waktu yang panjang untuk berduaan dengan tugas yang panjangnya amit amit itu. Dan yang memberi tugas itu pun bisa menatap hasil perjuangan kita ini dalam waktu kurang dari satu menit dan memberi kita goresan paraf dari ujung pulpen beliau. Tentu saja ditulisnya juga tanggal, bulan dan tahun. Kemudian ditandainya dalam buku yang selalu beliau bawa- bahwa anak ini telah mengerjakan tugasnya. Terima kasih saya ucapkan, dan kembali ke tempat bersemayam yang sempat kutinggalkan tadi. Hitung-hitung belajar menulis yang rapi. Aku pelupa, sungguh pelupa. Flashdisk putih yang umurnya sudah dua tahun itu lupa kuambil di ruang kantor, padahal di dalamnya ada materi presentasi kelompok besok yang-dengan cerobohnya-belum aku copy ke laptop. Untung saja sekarang ada teknologi yang namanya surel, su...

Sasando, Komodo dan Celengan

Gambar
Halo pembaca :D  Berjumpa lagi dengan saya, Asti Nadia Anindita yang jaraang banget ngepost blog ini. Kapan saya akan ngepost itu hanya saya dan Tuhan yang tahu. Dimanapun anda berada, semoga sedang dalam keadaan yang sehat, ya! Kali ini saya mau menceritakan kejadian yang baru saja terjadi sore ini. Hehehe. Jadi, tadi sore sepupu saya datang, tentunya dengan orangtuanya. Mereka adalah dua bersaudara, yang kakaknya perempuan dan adiknya laki-laki, masih kecil. Nah waktu si kakak lagi ngobrol sama saya di kamar, si adeknya dateng dan ikut nimbrung. Oke sebut saja kakanya L dan adeknya ini namanya E. Namanya juga anak kecil kaan, dia (si E) itu memerhatikan benda-benda yang ada di ruangan kamar, yaitu benda benda yang ada di rak di dinding. Namanya juga anak kecil kaan, udah lumrah lah hukumnya kalau dia kepo.  miniatur sasando Dia ngambil miniatur sasando yang letaknya paling bawah. Sasando kecil itu oleh oleh dari temen saya waktu ikut Siswa Mengenal Nusanta...