Postingan

Berbenah, berbenah

Gambar
Terbangun dari tidur, aku mengecek empat deret angka pada ponsel. Ah, tengah malam lewat sedikit, jam satu. Aku tertidur amat awal, karena tidak bisa menahan kantuk yang hadir dari siang, tapi belum kuturuti saat itu juga. Perjalanan bolak-balik antara rumah dan kampus meskipun terlihat ringan, tetapi kadang melelahkan. Entah, mungkin karena aku berkutat dengan hal yang terus aku usahakan, sambil memikirkan hal-hal lain ke depan, sesekali asyik berbincang dengan kawan menanyakan kabar lewat ketikan kata, membiarkan diriku terdistraksi.  Hujan singkat mewarnai perjalanan pulang, menyisakan aku dan jas hujanku yang kemudian kering sepanjang jalan. Mengisi bahan bakar yang tinggal satu setrip, mengantre diantara orang-orang yang pulang kerja. Hati kecil membatin, yaAllah, semoga aku pun lekas seperti mereka nantinya, turut mencari rezeki untuk menghidupi diri. Semoga Allah ridha dan berkahi waktu-waktu dan proses yang tengah kujalani. Lantas berlanjut aku singgah membeli titipan mama...

Mencari yang kurang

Gambar
Apa yang masih kurang? Mungkin kendaliku terhadap diri sendiri Mungkin caraku mengekspresikan bentuk cintaku kepada orang terdekatku Mungkin rasa syukurku Mungkin kedekatan dengan Tuhanku Mungkin kebermanfaatan waktu Mungkin dzikir dan istighfarku Mungkin tilawah Al-Quranku Mungkin kepedulianku Mungkin rasa ikhlasku Mungkin rasa cukupku Mungkin rencana-rencana selanjutnya Mungkin gambaran kehidupan Mungkin sedikit banyak perhatian Mungkin .. Banyak kemungkinan Tapi rasa kurang ataupun cukup, itu kita yang mengendalikan. Kita yang mengatur, kita yang menentukan seberapa ukuran tinggi rendah yang bisa kita katakan ''cukupkan". Lalu apa yang akan diperbuat dengan rasa kurangmu itu? Apa iya mau berlarut-larut tak kenal waktu? Alih-alih terus memperbaiki dirimu.  Ayo menata diri, satu demi satu. Nanti akan ketemu, ukuran yang paling pas menurutmu. Kabari aku kalau sudah selesai dengan dirimu. Banyumas, 18 September 2023 Ditulis ketika mencari rasa ...

Speaking; berawal dari ngide

Gambar
Siapa disini yang pengen latihan speaking tapi nggak ada temen buat lawan bicaranya? Aku, aku ☝🏻 Dikesempatan kali ini, aku mau sharing singkat tentang caraku latihan speaking sendiri. Yuk mari kita simak bersama, gas ngeng!  Dulu, awalnya aku ngerekam suaraku ngomong pake basing. Semacam bikin vlog atau life update , tapi bentuknya suara. Soalnya kalo video bakal makan memori penyimpanan banget kan. Asal muasalnya isi rekaman itu adalah curhat, karena abis ada kejadian yang kurang mengenakkan. Jadilah aku fafifu wasweswos, self talk ya bisa dibilang. Disitu aku menjelaskan gimana kejadiannya, gimana perasaanku, dan alasan sebenernya, in english . Ya jelas belepotan, ada jeda loading aku nyari kata yg aku pengen dlm basing, atau kadang campur basindo. Intinya berantakan deh, tidak diragukan lagi 😃👍 Tapi aku nggak peduli karena poinnya aku pengen curhat tapi nggak ada orang yg bisa dijangkau langsung (kejadian waktu pandemi, hiks).  Beres ngerekam alhamdulillaah lebih le...

Kelabu milikku.

Gambar
Maaf jika tak semudah itu aku membagikan kelabu Kurasa itu kisah-kisah yang kamu tak perlu tahu Maaf aku memilah siapa yang bisa menerima kelabu Karena ia memberatkan, membuat tak nyaman Lucunya, aku sudah menyiapkan patah hati sejak juli Lantas tiba-tiba muncul tunas-tunas harapan; kemungkinan Lantas aku mencoba berlari, menyesuaikan langkah kaki Tapi lintasanku lebih panjang, bak tak bertepi Yang menjadi milikmu ternyata bukan milikku Dan akhirnya, aku berjua kecewa  Tapi mencoba tersenyum dan ucap tak mengapa Setiap perjalanan berbeda, aku rasa  Meski begitu, ada waktu dimana aku bersembunyi dan mengunci pintu Karena ternyata aku juga bisa tersedu Kutahan mereka hingga hanya terdengar di kepalaku Tidak ada yang perlu tahu tentang kelabu Ini konsumsi pribadiku Dan aku tak menyangka aku meledak juga Di waktu tak terduga, di tempat tak terduga Lantas selembar tisu itu basah kuyup Aku ingin pulang, ujarku Aku tak sekuat itu, batinku Lantas memutuskan pulang tanpa pamit Lantas m...

Thoughts on "Merawat Luka Batin"

Gambar
Bulan Mei lalu, aku dikado temenku sebuah buku yang sampulnya warna kuning. Judulnya Merawat Luka Batin, karya dr. Jiemi Ardian yang kebetulan aku follow juga di twitter karena konten-konten edukasinya terkait kesehatan mental. Kata temenku reviewnya bagus, dan lagi rame juga. That's so kind and thoughtful of her to choose that book as a gift. Shout out to Mada, my deskmate back then in senior high school-which now turns into business mate , hihi Buku ini membahas tentang depresi dan bagaimana seharusnya kita menanganinya. Selain sebagai buku self help , buku ini juga kerasa seperti materi kuliah juga, karena kebetulan agak mengingatku ke matkul psikologi kesehatan jaman semester-semester awal dulu. Materi kuliah in a good way ya, soalnya yang dibahas itu bikin kita penasaran dan pengen cepet baca lagi biar segera tahu lebih banyak. Yang dibahas mulai dari pengertian, persepsi, penyebab, sampe ke gimana sikap kita sebaiknya terhadap depresi itu sendiri. Btw tulisan ini aku buat ...

Mindset tentang perbedaan

Gambar
Kadangkala ada waktu dimana aku mendapati diriku berbeda pendapat, pandangan ataupun cara menyelesaikan suatu masalah dengan orang lain. Terkadang aku tidak serta merta setuju dengan apa yang orang lain utarakan. Atau, orang lain mengatakan/melakukan sesuatu yang diluar dugaanku, tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Pada saat-saat tertentu, terutama terhadap perkataan atau tindakan yang bertentangan denganku, mungkin aku membatin, "kok dia bisa mikirnya gitu ya?" "kenapa dia memilih untuk ngomong begini?" atau "wow, manusia itu bisa macem-macem banget ternyata ya.." atau mungkin "kok ada ya,  yang seperti itu?". Mungkin satu sisi dalam diriku kadang terkejut akan besar perbedaan yang ada antara diriku dengan orang lain. Namun kemudian aku mengingatkan diriku, bahwa aku dan orang lain itu tumbuh dan dibesarkan dengan lingkungan yang berbeda, pengalaman yang berbeda, dengan nilai-nilai yang berbeda pula. Dengan demikian wajarlah jika muncul cara p...

First thought

Gambar
"This book is so thick, it will take forever for me to complete it," my first thought exactly about a notebook from my friend.  But when I opened some page of it and noticed each paper itself is thick. It's not that it contains a lot of page, it's just because its pages are thick.  First thought sometimes scares us, when we have a conception that things will be hard, not an easy peezy lemon squeeze But when you try to discover, figuring out how things work, it might be not as scary as you first think So maybe some of life part are working that way At first it looks huge and unmanageable. But later you will find way to solve it It does take time, it's not easy, but it's not impossible You just need some work and process to make it an end Just like how you completed reading a story book when you were in elementary school  Good things take time, so be patient and don't quit  Because I know one day you'll gonna make it Hang in there, sweetheart