Postingan

Menjemput hal baik

Jika kamu meyakini sesuatu itu baik, maka jemputlah dengan cara yang baik pula.  Bukan dengan main-main, apalagi sekadar mencoba peruntungan tanpa persiapan.  Karena hal baik yang kamu inginkan tidak sebercanda itu.  Kecuali jika persepsimu tentang hal ini berbeda denganku.  Jika demikian, jawaban dari pertanyaanmu mungkin bukan aku.  Ditulis 11 Juni 2023, pikiran bada subuh. 

It's ok

Gambar
Nggak papa kalau pada akhirnya kamu sendirian Nggak papa kalau teman temanmu ga sepenuhnya hadir di acara acara pentingmu Nggak papa, toh mereka tetap mendoakan yang terbaik bagimu Nggak papa, beneran nggak papa Tapi ketika kamu mengatakan nggak papa, bukan berarti kamu bisa tenang, istirahat dan diam di tempat begitu saja Kamu tahu kamu sedikit banyak tertinggal di belakang, jadi pasrah sama sekali bukan pilihan Sebaiknya kamu hadir setiap hari, nggak peduli sekecil apapun proses yang kamu ambil Kamu terus berusaha, kamu terus mencoba, sampai akhirnya bisa keluar dari tempat ini Sampai akhirnya kamu bisa menyematkan tiga deret huruf di belakang nama panjangmu Sampai akhirnya datang giliranmu mengenakan toga di foto keluarga, yang nantinya terpigura di ruang utama Begitu banyak orang yang mendukungmu, begitu banyak orang yang mendoakanmu, begitu banyak orang yang percaya kamu bisa melewati semua proses ini Jadi gunakan kepercayaan mereka untuk menumbuhkan kepercayaan pada dirimu sendir...

Agaknya..

Gambar
Agaknya, sudah saatnya kamu berhenti marah-marah atas rencana orang lain Mereka yang menyusun, mereka yang membuat kerangkanya, mereka yang melakukan Jadi kenapa harus kamu yang kebakaran jenggot?  Ketika tidak ada satu orangpun yang diambil haknya, lalu kenapa?  Agaknya, sudah saatnya kamu berhenti memiliki mentalitas korban Dimana seisi dunia seakan berbalik melawanmu, tidak mengizinkan jayamu Ketika kenyataannya; tidak seperti itu Kamu sendiri yang membesarkan api yang kecil Yang mungkin api itu marilah kita sebut ego Aku tahu, kau benci berbuat salah, sampai-sampai orang lainlah yang harus mengambil peran itu dimatamu Kau buat dirimu sendiri suci bersih tanpa cacat, tapi tidak pernah melihat cermin sesungguhnya Sehingga apa yang ada dirimu pun tak tampak dimatamu Tapi mengapa yang seperti ini banyak terjadi?  Bukan apa-apa, mungkin api yang tadi terlalu sering diberi makan Hingga ia tumbuh mengembang, semakin besar dari raga kita Yang jika semakin raksasa, entah apa-a...

Mom's favorite

Gambar
"Mama paling bangga pas aku ngapain?"  Pertanyaan yang tidak terlalu biasa tiba-tiba meluncur di meja makan. Kami tengah berhadap-hadapan, menghabiskan rames yang dibeli dari ibu penjual keliling.  Maka yang ditanya diam sejenak, tidak lama. Memilih momen, nampaknya. Sedang yang bertanya sedang menebak-nebak diantara segenap pencapaian yang telah digapainya. Yaampun, anak yang satu ini meminta sebuah validasi.  "Waktu kamu baca Quran," "Hah?" sebuah respon seperti keong, karena jawaban itu tidak terduga.  "Iya, waktu kamu ngaji, ngehafal, ya itu mama seneng. Waktu kamu belajar agama, mencoba mendekat ke Allah," beliau meneruskan, mengulas sebuah senyum, lanjut menyuapkan nasi rames ke mulut.  Salah tingkah, sang penanya hanya menggaruk-garuk kepala. Bukan ketika mendapat beasiswa, atau aktif organisasi, bukan pula menginjakkan kaki di negara sebelah. Harapan mama ke anaknya nggak muluk-muluk, hanya ingin dia jadi anak sholehah. Sekarang teringat ...

Berlebihan

Gambar
(gambar hanya pemanis, ini namanya arau)  Membaca itu bagus, tetapi kalau kelewat banyak, berlebihan namanya. Matamu bisa sepet kelamaan melotot, atau kamu terlampau tenggelam dalam bacaan dan tak memedulikan sekitarmu. Boleh membaca, tapi tetap diatur ukurannya. Jangan khawatir, toh lama-lama buku itu akan habis juga kau lahap Mengakses hiburan itu boleh, tetapi kalau kelewat banyak, berlebihan namanya. Jangan sampai kamu malah jadi lalai, sibuk memompa dopamin tanpa batas ke kepalamu. Atau berlindung dibalik kata penghargaan untuk diri sendiri. Ya, sesekali boleh, tapi kalau kebanyakan, alasanmu jadi berkilah namanya. Tidak semua hiburan harus kamu akses dalam sekali waktu, otakmu justru lelah kalau berlebihan stimulasi. Tinggalkan sejenak, ambil jeda untuk bergerak pelan sesaat. Makan itu kebutuhan, tetapi kalau kelewat banyak, berlebihan namanya. Ingat nasihat untuk memberi ruang di perutmu: sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga untuk udara? Makan un...

Quick Escape

Gambar
  Terlalu banyak menatap layar ponsel, ternyata membuatku amat jenuh. Kepala rasanya overload oleh berbagai macam informasi yang tidak sepenuhnya aku perlukan, yang berceceran tersebar di seluruh media sosial. Maka kemudian aku iseng mencari ketenangan di sore yang berawan itu, selepas menunaikan tugas belanja bulanan. Motor sengaja aku belokkan ke desa sebelah dimana terhampar sawah. They said, there are things you can see only when you slow down. So I did try to slow down.  Melewati persawahan dan permukiman di desa sebelah, aku menurunkan kecepatan sepeda motorku. Angin sore menerpa wajah, dengan cahaya matahari yang malu-malu. Sawah membentang luas dari ujung ke ujung. Maka kulihat berbagai hal yang sederhana, kecil, tapi menenangkan jika diperhatikan satu demi satu.  Ada beberapa bapak-bapak yang pulang ngarit, motornya penuh dengan rerumputan, menyalip melewatiku. Ada mbak-mbak yang berboncengan pelan-pelan, agaknya sedang belajar naik motor. Ada gerombolan anak-an...

Bersedia Repot-Repot

"If you want to have something you've never had, you have to do something you've never done." Dua kalimat tertulis rapi, menempel di atas meja belajar salah satu kawanku. Mata otomatis membaca ketika sedang menyapu seisi asrama beberapa tahun lalu, karena hari itu jadwal piketku. Kutipan yang bagus, hingga tersimpan di memoriku sampai saat ini. Aku memandang temanku sebagai seseorang yang tangguh dan berkemauan kuat, sehingga ketika membaca tulisan itu, aku langsung mengamini dan yakin dia bisa mewujudkan mimpi-mimpinya yang besar itu, insyaAllah. *** "De boleh minta tolong ambilin satu yang sage green ? Ada di karung, ini tadi ada yang reject ," pinta temanku. Menurut, aku mengambilkan sebuah tas baru, lalu kembali bejibaku dengan proses quality control sebelum kami atur stok di marketplace . Mengecek jahitan, panjang tali, kantong saku, menggunting benang berlebih, lantas melipat dan menghitung jumlahnya. Pekerjaan terasa ringan ketika kami kerjakan be...